Suara.com - Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet, tersingkir pada putaran perempat final turnamen All England 2017 di Birmingham, Inggris, Jumat (10/3) malam waktu setempat.
Owi/Butet seperti tercantum dalam situs tournamentsoftware yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu dini hari, kalah dalam tiga game 21-16, 19-21, 12-21 dari pasangan tuan rumah Chris Adcock/Gabrielle Adcock selama 65 menit permainan.
Setelah merebut game pertama, penampilan pasangan Merah-Putih peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu justru tertekan dari serangan ganda Adcock. Walaupun sempat unggul 19-17, Owi/Butet harus merelakan game kedua dengan skor 19-21.
"Mestinya kami bermain dengan serangan panjang, tapi permainan saya justru halus sehingga lawan mudah mengembalikan serangan itu," kata Owi dalam situs resmi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Owi mengaku permainannya bersama Butet pada game penentuan terpengaruh empat poin yang tersusul pada game kedua turnamen tingkat super series premier tertua di dunia itu.
"Kehilangan empat poin berurutan itu sangat berpengaruh bagi kami. Padahal, pola permainan kami sudah kembali ketika mampu menyusul pada game kedua," kata Butet.
Owi/Butet hanya mampu menahan laju pasangan suami-istri Inggris itu hingga skor 4-3. Selebihnya, ganda unggulan tujuh itu yang mendominasi pertandingan game ketiga hingga menang 21-12.
"Kami mencoba bangkit pada game ketiga. Tapi, lawan sudah mendapatkan pola permainan mereka dan lebih percaya diri. Permainan kami justru tidak dapat keluar," kata Butet.
Kekalahan Owi/Butet dari pasangan Adcock menyerupai kekalahan yang sama pada All England 2016 yaitu pada putaran perempat final.
"Hasil pertandingan kami hari ini tidak terpengaruh tahun lalu. Pada dua pertemuan kami dengan mereka sebelumnya, kami sudah bisa menang. Kesalahan kami hanya pada game kedua sehingga permainan kami tertekan," kata Butet. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor