Suara.com - Indonesia masih belum berhasil mengirimkan wakilnya ke babak perempat final All England Open 2017. Setelah kekalahan Dinar Dyah Ayustine dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro juga harus terhenti di babak kedua, Kamis (9/3/2017).
Ahsan/Rian tak berhasil mengatasi pasangan Cina, Lu Kai/Zheng Siwei, dan menyerah dengan rubber game 19-21, 21-9 dan 18-21, dalam pertandingan yang berlangsung selama 54 menit.
Di game pertama, Ahsan/Rian hanya berhasil unggul satu kali pada poin 2-1 dari lawan. Berikutnya, poin Ahsan/Rian selalu tertinggal dari Lu/Zheng.
Masuk ke game kedua, Ahsan/Rian membuka peluang setelah menang meyakinkan 21-9. Keunggulan Ahsan/Rian masih terus terjadi hingga pertengahan game penentuan dengan 10-7. Sayang setelah itu Lu/Zheng balik menyusul dan merebut poin kemenangannya.
"Kami sudah maksimal dan mengeluarkan kemampuan kami semua, tapi lawan memang lebih bagus. Di game ketiga kami padahal sempat leading, tapi lawan bisa membalikkan keadaan," kata Ahsan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis malam.
"Game pertama kami kurang siap menerima bola-bola panjang. Pas udah ketinggalan kami coba mengubah sedikit, walaupun sudah ketinggalan," kata Ahsan lagi.
"Selanjutnya kami akan fokus buat mengevaluasi penampilan dan memperbaiki kekurangan kami. Secara pribadi saya masih merasa sedikit kurang tenang di lapangan," Rian menimpali.
Berita Terkait
-
Gagal Keluar dari Tekanan Lawan, Dinar dan Angga/Ricky Terhenti
-
Turun di All England, Owi/Butet: Kami Lebih Fresh dan Bergairah
-
Jadi Wakil Indonesia yang Tersisa di All England, Ini Kata Sony
-
Menangi Duel Sesama Putra Indonesia, Anthony ke Babak Utama
-
Turun di All England, Owi/Butet Tak Diberi Target, Ini Alasannya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora