Suara.com - Sony Dwi Kuncoro tak terbebani dengan status sebagai satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di All England 2017. Pebulutangkis peringkat 22 dunia ini mengaku siap berjuang di babak selanjutnya.
Sony yang tanpa banyak mengeluarkan keringat di babak pertama, Rabu (8/3/2017), setelah sang lawan Son Wan Ho (Korea Selatan) memutuskan mundur saat kedudukan 4-1 akibat masalah fisik, akan menghadapi Chou Tien Chen di babak kedua.
Mantan atlet pelatnas ini mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi pebulutangkis Taiwan tersebut, meski pernah dua kali kalah.
"Melawan Chou nanti, saya tidak melakukan persiapan khusus, semua nanti kita keluarkan di lapangan, yang jelas siap saja dan terus berjuang," kata Sony seperti dikutip dari Antara.
Sony menjadi satu-satunya wakil Indonesia tersisa, setelah Tommy Sugiarto tumbang oleh wakil dari Cina, Tian Houwei.
Dalam laga berdurasi 58 menit tersebut, Tommy menyerah dua game langsung 19-21, 18-21 oleh Tian yang merupakan unggulan tujuh turnamen.
Sementara, tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, menyerah lebih awal dari Chou Tien Chen yang sukses menumbangkan atlet muda Indonesia tersebut dalam 38 menit.
Anthony menyerah dari Chou dua game langsung 21-10 dan 21-14, meski di game kedua, pemain pelatnas tersebut memberikan perlawanan sengit, bahkan beberapa kali mengungguli perolehan poin Chou, namun kurang cukup untuk bisa menyeimbangkan kedudukan.
Baca Juga: Habib Novel: Sudah Tidak Mungkin Ahok Menang
Berita Terkait
-
Menangi Duel Sesama Putra Indonesia, Anthony ke Babak Utama
-
Turun di All England, Owi/Butet Tak Diberi Target, Ini Alasannya
-
Tampil di All England, Praveen/Debby Dapat Tugas Berat
-
Hadapi Peraih Emas Olimpiade, Della/Rosyita Tetap "Pede"
-
Jepang Tawarkan 'Khusus' Fasilitas Latihan Indonesia di Olimpiade
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?