Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat kekinian semakin dikenal warga ibu kota. Namun, tidak seperti pasangannya Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikenal “garang”, Djarot justru dikenal masyarakat karena kumisnya.
Lantaran kumisnya itulah, masyarakat—terutama kaum ibu—langsung mengenali mantan Bupati Blitar itu ketika blusukan.
Setidaknya, begitulah yang melekat dalam benak banyak ibu-ibu RT4/RW11 Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Ketika Djarot berkampanye di daerah itu, banyak ibu-ibu yang kasak-kusuk memuji kumis Djarot.
"Duh kumisnya, ganteng banget Pak Djarot,” tutur seorang warga. “Biasanya saya cuma bisa lihat dari televisi,” tukasnya lagi. Djarot yang mendengar pujian itu hanya tersenyum.
Hal yang sama juga terjadi ketika Djarot mendatangi pengajian kaum ibu di Mampang Prapatan, Jaksel. Ia kembali mendapat pujian kaum ibu lantaran memelihara kumis tebal nan hitam, yang tersungging di atas bibirnya.
Dalam acara pengajian itu, Djarot Saiful Hidayat yang secara definitif masih menjabat sebagai Wagub DKI ini mengatakan dukungannya agar area Monumen Nasional (Monas) bisa dipakai untuk acara-acara keagamaan.
Bahkan, Djarot mengusulkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW diadakan secara rutin di Monas.
Baca Juga: Dipecat karena Korupsi, Eks Presiden Korsel: Aku Minta Maaf
"Kita akan adakan maulid Nabi Muhammad tingkat nasional dipusatkan di Monas. Nantinya akan ada pengajian, ceramah yang baik, " ujar Djarot.
Selain di Monas, Djarot juga tidak berkeberatan acara yang sama digelar di Masjid Raya Daan Mogot, Jakarta Barat. Masjid yang saat ini dalam tahap penyelesaian pembangunannya itu dapat menampung sekitar 12.500 jemaah.
Pemprov, kata Djarot, tengah merehabilitasi area Monas semisal mengganti sejumlah lampu agar penerangannya menjadi lebih terang.
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?