Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat, menemukan seorang nenek lanjut usia yang hidup sebatang kara dan sakit-sakitan, saat blusukan di Jalan Bungur Raya, RW12 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).
Nenek berusia 70 tahun itu bernama Sinem. Ketika ditemui Djarot, ia mengakui sudah tiga hari ke belakang tak bisa bangun akibat sakit.
Sinem seorang diri tinggal di satu bilik kontrakan. Untuk sekadar bertahan hidup, dia mengakui bekerja sebagai pemijat dan pedagang sayuran di Pasar Kedip. Namun, ketika sakit pinggangnya kambuh, ia hanya bisa terbaring.
"Mbok mau kan dipindah ke Panti Sosial? Nanti sakitnya dirawat di sana sampai sembuh.Mbok juga bisa teratur makan dan minum yang bergizi. Nanti kalau sembuh, Mbok bisa jadi tukang urut lagi, bisa bantu warga lagi," ujar Djarot kepada Sinem.
Nenek Sinem yang mendengar tawaran mantan Wali Kota Blitar itu, menyatakan bersedia tinggal di Panti sosial.
"Nggeh (iya) Pak, saya mau dibawa asal ada yang merawat. Sekarang ini pinggang saya sakit, tidak bisa jalan, yang penting sembuh saja pinggangnya," jawab Sinem.
Tak hanya itu, Djarot menginstruksikan Ketua RW 12 Ngasimun untuk membantu memindahkan Sinem ke Panti Werdha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kami akan menerbitkan KJL (Kartu Jakarta Lansia). Untuk Bu Sinem, saya minta izin besok atau lusa nanti akan dijemput ya Mbok. Pak RW tolong diurus dulu ya sampai nanti dijemput. Insya Allah kami jemput dan kira rawat baik, "kata Djarot.
Baca Juga: Doa Mengharukan Jokowi Ketika Jenguk Hasyim Muzadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat