Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat memberikan intruksi dan pidato politik kepada relawan di Posko Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, Rabu (15/3).
Calon gubernur Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama sering melakukan kampanye menjelang pilkada putaran kedua dengan tidak mengundang media massa. Berbeda dengan kampanye menjelang putaran pertama yang selalu melibatkan media massa.
Mengapa Ahok belakangan terkesan tak ingin telalu disorot media ketika kampanye?
"Kami terus keliling. Nggak usahlah (kampanye diinfokan ke media) rakyat sudah tahu Ahok. Ngapain dipublikasikan," ujar juru bicara duet Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul, Kamis (16/3/2017).
Selain untuk menghindari terlalu banyak orang di sekeliling Ahok, juga untuk mencegah pembuatan berita yang disebut Ruhut sebagai aneh-aneh.
"Kalian (wartawan) nanti bikin berita aneh-aneh. Bikin rakyat jadi bingung," kata Ruhut.
Tapi, kata Ruhut, Ahok tidak bermaksud untuk menjauhi media, apalagi menyalahkan media.
"Nggak. Nanti kamu bilang (Ahok) banci kamera. Rakyat sudah tahu kehadiran Ahok. Gitu bos," kata Ruhut.
Pilkada Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan pada 19 April 2017. Pilkada diikuti dua pasangan kandidat yaitu Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Mengapa Ahok belakangan terkesan tak ingin telalu disorot media ketika kampanye?
"Kami terus keliling. Nggak usahlah (kampanye diinfokan ke media) rakyat sudah tahu Ahok. Ngapain dipublikasikan," ujar juru bicara duet Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul, Kamis (16/3/2017).
Selain untuk menghindari terlalu banyak orang di sekeliling Ahok, juga untuk mencegah pembuatan berita yang disebut Ruhut sebagai aneh-aneh.
"Kalian (wartawan) nanti bikin berita aneh-aneh. Bikin rakyat jadi bingung," kata Ruhut.
Tapi, kata Ruhut, Ahok tidak bermaksud untuk menjauhi media, apalagi menyalahkan media.
"Nggak. Nanti kamu bilang (Ahok) banci kamera. Rakyat sudah tahu kehadiran Ahok. Gitu bos," kata Ruhut.
Pilkada Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan pada 19 April 2017. Pilkada diikuti dua pasangan kandidat yaitu Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga