Suara.com - Adik ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo, dimintai keterangan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, sekitar 1 jam dan 15 menit, Senin (20/3/2017). Dia dihadirkan jaksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dari terdakwa Direktur PT. EK Prima, terdakwa Ramapanicker Rajamohanan Nair, kepada pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Handang Soekarno.
Di pengadilan, Arif mengatakan kenal dengan Rajamohanan. Dia juga tidak menyangkal membantu Rajamohanan memberikan dokumen pajak yang diduga bermasalah kepada Handang.
"Karena Pak Mohan terus tanya saya soal orang pajak yang bisa membantu tax amnesty-nya. Kemudian saya minta supaya dikirim dokumennya. Kemudian saya forward ke Pak Handang," kata Arif dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).
Di luar itu, dia mengaku tidak tahu lagi. Dia tidak tahu apa yang terjadi antara Rajamohan dan Handang.
Dia mengatakan perannya hanya memberikan dokumen kepada Handang.
"Saya tidak tahu lagi Pak Mohan dan Pak Handang itu pernah bertemu atau tidak. Bertemu bertiga di darat, antara saya, Pak Mohan dan Pak Handang juga belum pernah ada," ujar Arif.
Arif meengaku mengenal Handang jauh sebelum kasus terjadi. Dia pernah meminta bantuan jasa Handang untuk menguruskan tax amnesty perusahaan yang dia kelola. Handang pun membantunya sehingga prosesnya berlangsung cepat.
"Menurut saya, karena pak Handang pernah membantu mengurus tax amnesty saya. Saya pikir Pak Handang juga bisa membantu Pak Mohan yang merasa tax amnesty-nya dihambat," ujar Arif.
Selain memberikan dokumen Rajamohanan kepada Handang, Arif juga mengaku memberikan nomor telepon seluler Handang kepada Rajamohanan. Hal ini untuk mempermudah komunikasi antara mereka.
"Setelah itu saya tidak tahu apa-apa lagi," kata Arif.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka
-
Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal
-
Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan
-
Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri
-
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!