Suara.com - Pemerintah Kanada menyatakan memperketat negaranya pascaserangan pembunuhan di Gedung Parlemen Inggris di London. Kanada juga memperketat gedung parlemennya.
Menteri Keamanan Publik Ralph Goodale mengatakan Ottawa telah mengambil langkah-langkah kemungkinan serangan akan disasar ke sana.
"Jawaban yang tepat telah diambil oleh setiap layanan polisi dan keamanan di Kanada, termasuk yang berfungsi di Parlemen Hill," katanya Ralph dalam konferensi pers.
Di Inggris, 1 polisi dan 2 sipil tewas dalam insiden teror mobil di depan gedung parlemen Inggris.
Sementara seorang pelaku yang menusuk mati polisi akhirnya ditembak. Akibat insiden itu, 20 orang lainnya terluka.
Saat ini Inggris menetapkan siaga keamanan paling tinggi. Status keamanan maksimal itu tidak akan dicabut oleh Perdana Menteri Theresa May.
"Tingkat ancaman UK telah ditetapkan paling berat untuk beberapa waktu dan ini tidak akan berubah," katanya May dalam jumpa pers. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur