Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]
Ketika calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai membesuk beberapa warga yang sedang sakit di RT 7, RW 12, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (23/3/2017), sekitar jam 11.48 WIB, terjadi kemacetan parah di jalan raya.
Kemacetan parah terjadi lantaran untuk mengunjungi satu rumah ke rumah yang lain banyak dia berjalan kaki. Dan di sekitarnya tim kampanye beserta warga mengikuti.
Di tengah jalan, sebagian warga meminta foto bareng Ahok, sebagian lagi ingin menjabat tangan.
"Woi jalan, macet," kata pengendara sepeda motor yang terjebak kemacetan.
Menyadari terjadi kemacetan parah, Ahok mengajak warga yang ingin meminta foto atau salaman untuk minggir.
"Ini bikin macet nih, ayo jalan," kata Ahok.
Ahok mengatakan tadi menjenguk beberapa keluarga pendukungnya yang menderita sakit.
"Ada yang sakit stroke, ada yang lumpuh," ujar Ahok sambil berjalan.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat memberikan bantuan kepada mereka. Selai itu, dia juga memberikan semangat agar mereka cepat pulih.
Ahok mengungkapkan kemungkinan sebagian pendukungnya tidak bisa datang ke tempat pemungutan suara karena sakit.
"Ya ngobrol saja, kasih semangat kan. Ada beberapa kan sudah pasti nggak bisa pilih kita juga kan. Minimal kita ya doanya saja gitu lho," kata Ahok.
Kemacetan parah terjadi lantaran untuk mengunjungi satu rumah ke rumah yang lain banyak dia berjalan kaki. Dan di sekitarnya tim kampanye beserta warga mengikuti.
Di tengah jalan, sebagian warga meminta foto bareng Ahok, sebagian lagi ingin menjabat tangan.
"Woi jalan, macet," kata pengendara sepeda motor yang terjebak kemacetan.
Menyadari terjadi kemacetan parah, Ahok mengajak warga yang ingin meminta foto atau salaman untuk minggir.
"Ini bikin macet nih, ayo jalan," kata Ahok.
Ahok mengatakan tadi menjenguk beberapa keluarga pendukungnya yang menderita sakit.
"Ada yang sakit stroke, ada yang lumpuh," ujar Ahok sambil berjalan.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat memberikan bantuan kepada mereka. Selai itu, dia juga memberikan semangat agar mereka cepat pulih.
Ahok mengungkapkan kemungkinan sebagian pendukungnya tidak bisa datang ke tempat pemungutan suara karena sakit.
"Ya ngobrol saja, kasih semangat kan. Ada beberapa kan sudah pasti nggak bisa pilih kita juga kan. Minimal kita ya doanya saja gitu lho," kata Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara