Suara.com - Sukses Maverick Vinales memenangi seri perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan lalu, tidak membuat rekan setimnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi, terkejut.
Rossi mengatakan, dirinya memang sudah menduga Vinales punya kans juara di Losail, mengingat selalu yang tercepat baik saat tes pramusim maupun latihan di sirkuit tersebut.
Adapun yang membuat Rossi terkesan dengan para pebalap yang turun di seri perdana lalu adalah Johann Zarco. Juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini membuat Rossi terkejut karena sempat memimpin balapan.
Bahkan, Zarco sudah unggul 1,6 detik dari pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso (Ducati), yang menempati posisi kedua. Nahas, pebalap Tech 3 Yamaha ini harus tersingkir dari balapan setelah terjatuh di lap ketujuh.
Meski gagal finis, Zarco tetap membuat Rossi terkesima dengan penampilannya. Terlebih, dia tampil sebagai rookie alias pebalap debutan di kelas MotoGP.
"Zarco sangat impresif," puji Rossi yang finis di posisi ketiga, seperti dikutip dari Motorsport, Rabu (29/3/2017). "Sangat, sangat, sangat kuat."
"Saya sempat penasaran dengan performanya di MotoGP karena Fraco Morbidelli--anak didik Rossi--selalu mengatakan Zarco memiliki sesuatu yang spesial di Moto2, dan dia akan tampil cepat di kelas MotoGP," lanjut Rossi.
"Dia terjatuh karena kurang pengalaman dengan kondisi trek, tapi (secara umum) performanya luar biasa," tandas Rossi.
Pujian yang hampir senada juga diungkapkan Dovizioso. Dovi, sapaan akrab Dovizioso, menyebut Zarco akan jadi pesaing tangguh setelah mendapat lebih banyak pengalaman di kelas MotoGP.
Baca Juga: Italia Bangkit dan Lengkapi Penderitaan Belanda
"Dia (Zarco) menggunakan ban soft seperti saya. Saya rasa dia terlalu memaksa saat sedang memimpin dan dia ingin secepat mungkin, tapi dengan lomba berjalan sebanyak 20 lap itu berbeda kondisinya," ujar Dovi.
"Mustahil kita bisa menggeber motor sejak awal hingga akhir. Yang pasti, Zarco akan jadi pebalap yang cepat di masa depan," lanjut Dovi yang finis kedua di Losail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?