Suara.com - Organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia ikut bergerak mempromosikan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di pilkada Jakarta 2017. Hal ini untuk memenangkan pasangan petahana menghadapi Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
"Untuk menghadapi pilkada DKI kita sudah melakukan bayak kegiatan, pembagian sembako, baju dan pemeriksaan kesehatan. Banteng muda sudah bergerak untuk membatu DKI memenangkan (Ahok-Djarot) di DKI," ujar Ketua Umum BMI Nazzaruddin Kiemas di Jalan Cianjur, nomor 4, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017).
Selanjutnya, Nazzaruddin mengatakan seluruh kader BMI telah diinstruksikan untuk datang ke Jakarta sampai pemilihan 19 April. Mereka ditugaskan untuk mensosialisasikan pasangan Ahok-Djarot dan menjaga saat proses perhitungan suara.
"Untuk menghadapi 20 hari kedepan, kami telah memerintahkan kepada seluruh BMI dari daerah datang ke Jakarta memenangkan pilkada. Itu perintah harian," kata Nazzaruddin.
Di hadapan ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan petinggi kader banteng lainnya, Nazzaruddin mengklaim perwakilan BMI yang tersebar di Indonesia sudah ada di Jakarta.
"Alhamdulillah sudah banyak, dari Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, sudah ada di Jakarta," kata Nazzaruddin.
"Dan dari Papaua, Riau, Jawa Tengah, Kepulauan Riau juga sudah hampir lengkap. Kami perintahkan nggak boleh pulang, harus bergerak di Jakarta untuk bantu mengawasi pilkada," tambah Nazzaruddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?