Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan yakin Sandiaga Uno akan benar-benar memenuhi panggilan penyidik, Jumat (30/3/2017) besok. Meski Sandiaga sudah janji akan datang untuk diperiksa.
"Saya yakin beliau warga negara yang baik," kata Iriawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (30/3/2017).
Sandiaga akan diperiksa terkait kasus dugaan penjualan hasil sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten pada 2012. Pemeriksaan pasangan Anies Baswedan akan dilakukan pukul 13.30 WIB.
Namun, Iriawan masih merahasiakan materi pemeriksaan yang nantinya akan disampaikan kepada Sandiaga. Dia beralasan hal itu sudah menjadi kewenangan penyidik.
"Rahasia penyidik lah," kata dia.
Dia mengatakan penyidik baru bisa melakukan gelar perkara apabila semua keterangan dari para saksi telah terkumpul. Dia juga tidak mau berspekulasi apakah nantinya status Sandiaga akan ditingkatkan menjadi tersangka atau tidak.
"(Setelah) ada pemeriksaan saksi, kami gelar perkara. Kalau memang harus ditingkatkan nanti dilihat juga status yang bersangkutan (Sandiaga)," kata dia.
Selain itu, Iriawan juga meminta semua pihak tidak menghubungkan pemeriksaan Sandiaga dengan kontestasi politik Pilkada putaran kedua. Sebab, rumor yang berkembang munculnya kasus ini telah menurunkan elektabilitas pasangan Anies-Sandiaga yang menjadi rival pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaha Purnama (Ahok)-Djaror Saiful Hidayat.
"Saya nggak tahu soal itu. Saya nggak ngerti elektabilitas. Tugas saya menegakkan hukum saja. Ada yang lapor ya kita tindaklanjuti. Nggak ada urusan soal itu," kata dia.
Baca Juga: Lagi Berkasus, Sandiaga Uno Ogah Komentari Aksi 313
Pemanggilan Sandiaga merupakan yang kedua kalinya terkait kasus dugaan penggelapan hasil penjualan sebidang tanah. Dalam pemanggilan pertama, Sandiaga tidak hadir dengan alasan ada kegiatan lain.
Kemarin, Alex Yahya Datuk selaku Juru Bicara Sandiaga memastikan jika kliennya akan memenuhi panggilan penyidik.
"Ini pemanggilan sebagai saksi yang pertama. Sebagai warga negara yang baik bang Sandi akan hadir," kata Alex di posko Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017) malam.
Kasus yang menjerat Sandiaga dan rekan bisnisnya, Andreas Tjahyadi, merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang mewakili Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat.
Fransiska merupakan mantan istri kedua Edward. Edward tak lain putra almarhum William Soerjadjaja, seorang pengusaha Indonesia yang sukses membangun PT. Astra Internasional.
Belakangan, Fransiska kembali melaporkan Sandiaga dalam kasus dugaan pemalsuan kuitansi. Kasus kedua masih berhubungan dengan kasus yang pertama tentang kasus dugaan hasil penjualan sebidang tanah di Jalan Curug, Tangerang Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium