Suara.com - Sejumlah organisasi massa akan menggelara aksi menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jumat (31/3/2017) hari ini.
Rencananya, massa akan berjalan kaki dari Masjid Istiqlal ke Istana Merdeka untuk mendesak Presiden RI Joko Widodo mencopot Ahok.
Tapi, massa tak bakal langsung ke istana yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara. Kerumunan itu akan terlebih dulu mampir melewati kawasan Tugu Monumen Nasional, melewati Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan.
"Setelah melintasi Balai Kota, kami akan ke Bundaran Patung Kuda, terus ke kanan melalui Jalan Medan Merdeka Barat hingga depan Istana,” terang Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath di Masjid Baiturrahman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017).
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan, polisi akan menutup sejumlah ruas jalan yang dilintasi demonstran dari arus kendaraan bermotor.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan di sejumlah ruas. Misalnya, kawasan Patung Kuda akan ditutup. Begitu juga wilayah sekitar Gambir serta ruas Jalan Veteran,” terangnya.
Namun, Iriawan memastikan penutupan ruas jalan itu tak berlangsung lama. Sebab, massa aksi diminta bubar maksimal pukul 18.00 WIB.
“Mereka harus menyelesaikan aksi atau dibubarkan pada pukul 18.00 WIB. Kami juga akan mengantisipasi kemungkinan massa itu bercampur dengan massa mahasiswa yang juga demonstrasi di depan kompleks DPR,” tandasnya.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Arah Jakarta KM 42
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK