Suara.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menemani salah satu relawannya, Hendar yang operasi bibir sumbing. Operasi dilakukan di Klinik Hayandra.
Sandiaga Uno ikut menemani Hendar yang menjani proses melepas jahitan di dalam ruangan, yang langsung ditangani Karina pemilik Yayasan Hayandra.
"Saya mengantar salah satu relawan yang baru saja dioperasi bibir sumbing bekerja sama dengan dokter Karina yang memimpin Yayasan Hayandra," ujar Sandiaga di Klinik Hayandra, Kramat, Jakarta, Jumat (31/3/2017).
Sandiaga menuturkan Hendar sendiri merupakan relawan yang mengikuti program Oke Oce yang kesehariannya menjual kaos. Adapun biaya operasi ditanggung oleh Yayasan Hayadra.
"Biayanya bukan saya tapi sebagai bentuk kepedulian, biar Hendar bisa mengembangkan usahanya mengembangkan kaos," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga juga menyampaikan terima kasih kepada Karina.
"Terima kasih dokter Karina sudah mentreat Hendar, sudah mencabut jaitan Hendar. Sekarang Hendar lebih bagus lagi setelah di rekonstuksi, masih agak bengkak, kalau sudah lebih stabil operasi berikutnya yang langitnya masih terbuka Insya Allah direkonstruksi Mbak Karina. Ini bentuk kemitraan dari Hayandra peduli dalam konsep kewirausahaan sosial dari Dokter Karina," ucapnya.
Sementara itu, Karina mengatakan operasi hari ini untuk melakukan rekonstruksi mulut Hendar pascaoperasi.
"Ini rekonstruksi, jadi bibirnya kita betulkan karena fungsinya terganggu. Langit-langit bolong jadi suaranya sengau," ucap Karina.
Baca Juga: Polisi Belum Pastikan Sandiaga Uno Jadi Tersangka Kasus Tanah
Tag
Berita Terkait
-
Ini Alasan Polisi Tolak Permohonan Penundaan Pemeriksaan Sandiaga
-
Polisi Belum Pastikan Sandiaga Uno Jadi Tersangka Kasus Tanah
-
Ruhut Sindir Belum Jadi Pejabat, Sandiaga Sudah Mengatur Polisi
-
Kasus Tanah, Sandiaga Pastikan Penuhi Panggilan Polisi
-
Sandiaga Menolak Tunjukkan Rumah Rp350 Juta di Jakarta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?