Suara.com - Duapuluh orang tewas dan empat lainnya luka-luka saat berkunjung ke rumah ibadah Sufi di Pakistan. Korban tewas diserang seorang lelaki bersenjata pisau dan kayu.
Empat di antara korban tewas di rumah ibadah Mohammad Ali di provinsi Punjab merupakan perempuan. Sata ini polisi telah berhasil mengamankan tiga orang pelaku.
"Salah satu pelaku bernama Abdul Waheed berumur 50 tahun. Alasannya membunuh karena ketakuan dirinya akan dibunuh lebih dulu," kata kepala polisi lokal Zulfiqar Ahmeed kepada AFP.
"Tersangka diduga seorang paranoid dan psychotic, atau bisa saja ada sengketa perebutan pengusaan rumah ibadah tersebut," katanya.
Sementara itu, Kepala Polisi wilayah Punjab telah memerintahkan personelnya untuk mengusut dan mengungkap peristiwa ini dalam waktu 2 X 24 jam.
Berkunjung dan memberikan sedekah kepada orang miskin di rumah ibadah sufi merupakan hal yang lazim. Mereka percaya dengan cara ini doa-doa akan dikabulkan.
Selama berabad-abad Pakistan dikenal sebagai negerinya para Sufi. Para sufi ini juga yang menyebarkan Islam ke wilayah India di abad ke-13. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal