Polda Metro Jaya menjelaskan rencana aksi besar yang dibahas dalam pertemuan di dua lokasi Menteng, Jakarta Pusat serta Kalibata, Jakarta Selatan, yang dilakukan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al-Khaththath dan rekan - rekannya sebelum aksi pada Jumat (31/3/2017).
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, mereka berniat akan menduduki gedung DPR MPR saat aksi 313 berlangsung. Selain itu, mereka juga berencana melakukan aksi besar pada hari pencoblosan pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017.
Adapun salah satu manuver yang mereka rencanakan adalah dengan cara menabrakan kendaraan truk besar ke gerbang gedung DPR MPR.
"Ada juga caranya untuk menabrakan kendaraan truk di pagar belakang DPR. Ada juga tujuh pintu dari hasil rapat itu (Menteng dan Kalibata). Melalui gorong -gorong, jalan setapak. Jadi dengan asumsi bahwa kalau semua massa sudah masuk ke Gedung DPR, akan kesulitan didorong keluar. Ini juga ada pemufakatan dan niat," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017).
Al-Khaththath dan empat rekannya, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Marad Fachri Said alias Andre, ditangkap oleh Polda Metro Jaya menjelang aksi hari Jumat itu. Kemudian mereka ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
Isu utama yang diangkat dalam aksi hari Jumat waktu itu adalah mendesak Presiden Joko Widodo menurunkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur Jakarta karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan hukum.
Menurut Argo, rapat yang dibahas di dua lokasi pertemuan tersebut diduga bukan hanya dilakukan oleh Al Khaththath dan empat rekannya.
Sementara itu, Argo masih mendalami ada keterlibatan pihak lain yang rencana akan memuluskan aksi besar mereka tersebut.
Baca Juga: Polisi: Untuk Makar Dibutuhkan Duit Rp3 Miliar
"Dalam pertemuan itu ada bagian -bagian yang akan dilakukan. Ya kan perlu juga bukan hanya lima orang itu saja kan perlu massa. Terus akan kami dalami," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar