Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Bachtiar Nasir tidak menampik ikut dalam pertemuan yang digelar di Universitas Bung Karno, Jakarta menjelamg aksi 4 November 2016 lalu. Saat itu, menurutnya dia diundang dalam acara Haul Bung Karno sebagai pembicara.
"Saat itu saya diundang sebagai pembicara pada haul Bung Karno di Universitas Bung Karno cuma itu saja. Oleh panitia sebelum 411," kata Bachtiar saat memenuhi panggilan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017)
Dia juga mengaku menceritakan soal kondisi warga Luar Batang Jakarta Utara yang menjadi korban penggusuran Pemprov DKI Jakarta.
"Acaranya mendengarkan saya jg disuruh membuat statement. Dan saat itu saya cerita saya org luar batang dan ada penggusuran," kata Bactiar.
Namun, Bacthiar menyangkal jika pertemuan tersebut membicarakan soal rencana aksi 411 atau 212.
"Tidak ada hubungan ke sana," kata dia
Bachtiar juga mengaku tidak mengetahui siapa yang menginisiasi acara pertemuan tersebut. Bahkan dirinya saat itu tidak melihat adanya para tersangka dugaan makar yang ikut dalam pertemuan di UBK.
"Tidak tahu," kata Bachtiar.
Baca Juga: Diperiksa Soal Makar, Bachtiar Nasir Tak Bawa Barang Bukti
Bachtiar sendiri didampingi tim Advokasi GNPF MUI terkait pemeriksaanya tersebut.
Terkait kasus dugaan makar, polisi telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka adalah Sri Bintang Pamungkas, mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, serta tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap