Suara.com - Warga Kota Bogor dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di depan gerbang Masjid Raya Bogor, Jalan Pajajaran. Ketika ditemukan, mayat tersebut dalam posisi sujud menghadap masjid.
Belakangan, Kepala Kepolisian Sektor Bogor Timur Komisaris Marsudi Widodo mengatakan mayat itu bernama Kamaludin. Pria berusia 40 tahun itu adalah warga Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
“Mayat itu kali pertama ditemukan oleh petugas keamanan masjid, Lukman (30), pukul 07.00 WIB, saat dia berkeliling memantau keamanan,” kata Marsudi.
Ketika berkeliling, Lukman kaget melihat ada seseorang yang tak dikenalnya sujud di pinggiran jalan depan gerbang masjid.
Karena penasaran, Lukman menghampiri orang yang sujud tersebut. Tapi, betapa terkejutnya Lukman, saat mengetahui orang yang sujud itu tak lagi bernyawa.
“Sebelum ditemukan tewas, Lukman mengakui sempat melihat Kamaludin berjalan kaki dari arah Terminal Barangsiang. Setelah di depan gerbang masjid, Lukman melihat orang itu duduk bersila lantas bersujud ke arah selatan masjid,” tuturnya.
Marsudi menuturkan, penyebab meninggalnya Kamaludin belum bisa dipastikan. Meski begitu, polisi menemukan air yang diduga dimuntahkan korban tercecer di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga tidak menemukan satu pun tanda kekerasan pada tubuh Kamaludin.
“Mayatnya kekinian ada di Rumah Sakit Bhayangkara. Kami juga sudah menghubungi keluarganya. Menurut mereka, korban memunyai riwayat sakit jantung,” tandasnya.
Baca Juga: Ketua MUI Komentari Penangkapan Sekjen FUI di Hotel Bintang Lima
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan