Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapatkan dukungan dari sekelompok warga yang mengaku dari kalangan Nahdliyin. Mereka juga mengklaim sebagai Relawan Pemenangan Anies-Sandi Nasrul Ummah (PAS NU).
"Kami warga Nahdliyin mendukung pak Anies-Sandi menjadi gubernur dan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2022," kata Koordinator PAS NU Jakarta Barat, Fahrurozi di Gelanggang Olah Raga Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (5/4/2017).
Mereka mendukung karena menilai Anies-Sandi berpihak ke rakyat kecil. Selain itu, mereka juga suka dengan program Kartu Jakarta Pintar Plus dan Kartu Jakarta Sehat Plus.
"Ada lagi program One Kecamatan One Center for Entrepreunership, program memakmurkan masjid dan marbot, guru-guru ngaji," ujar Rozi.
Ia berharap, pasangan Anies-Sandi tetap menjaga komitmen mewujudkan rasa keadilan sosial dan kesejahteraan warga Nahdliyin dan warga Jakarta umumnya.
"Kami juga melihat pasangan Anies-Sandi memiliki komitmen menjaga kerukunan antar ummag beragama. Terus mereka juga terbukti menjalankan ahlu sunnah wal jamaah di Jakarta," kata Rozi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU