Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 3,7 kilogram dari tangan dua tersangka asal Taiwan berinisial HMW (24) dan LCY (24).
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan penangkapan HMW dan LCY dilakukan pada 13 Maret lalu saat keduanya mendarat di Bandara Soekarno Hatta.
"Berawal kami dapat informasi dari kepolisian Taiwan bahwa akan datang dua warga Taiwan yang akan menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Kami dalami, kemudian kami koordinasikan dengan pihak Bea Cukai di bandara," kata Iriawan di Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (5/4/2017).
Modus kedua tersangka membawa barang haram, kata Iriawan, boleh dibilang cara lama yakni dengan melilitkan sabu di dalam tubuh menggunakan lakban.
"Modus dua tersangka ini di bilang nekat. Itu cara yang lama dengan cara body wrapping. Caranya dengan ditempelkan di badannya, dibalut oleh lakban kemudian ditempelkan," ujar Iriawan.
Usai menangkap dua tersangka, polisi selanjutnya melakukan pengembangan
mencokok satu orang warga negara Indonesia berinisial TAW (23) di daerah Gajah Mada, Jakarta Barat, pada 14 Maret 2017.
TAW, merupakan kurir yang disuruh menjemput Sabu oleh SGY (40) yang merupakan narapidana dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur.
"Kami tangkap TAW di Gajah Mada, di depan restoran. TAW yang menjemput barang dari dua warga Taiwan. Itu untuk diserahkan pada SGY, salah satu napi klas I Cipinang," ujar Iriawan.
Keduanya dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider pasal 114 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
Baca Juga: Kasus Narkoba Andika "The Titans" Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat