Suara.com - Personel Polda Gorontalo berhasil menyita 343 botol minuman keras Cap Tikus pada Operasi Pekat Otanaha 2017, Minggu dini hari (9/4/2017).
"Minuman keras tanpa izin tersebut kami temukan dari toko di daerah Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo," kata Ketua Tim I AKBP Bony.
Menurutnya, pemilik toko telah dimintai keterangan dan akan dilakukan penyelidikan lanjutan dari mana asal minuman keras tersebut. Selain itu, petugas kepolisian juga menyita sejumlah minuman keras jenis Pinaraci dan Kasegaran.
"Pada Operasi Pekat ini juga kami mengamankan dua orang warga yang membawa senjata tajam," kata dia.
Sejumlah warga yang kedapatan mengonsumsi minuman keras di pinggir jalan juga tidak luput dari polisi. Selain mengamankan barang bukti berupa minuman keras, polisi juga melakukan pembinaan dan teguran kepada warga tersebut.
Sasaran dari Operasi Pekat adalah penindakan terhadap perjudian, minuman keras, narkoba, prostitusi dan senjata tajam yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut menyasar tempat hiburan, indekos maupun tempat lainnya yang diduga ada penyakit masyarakat.
Operasi Pekat Otanaha 2016 dilaksanakan sejak 27 Maret hingga 15 April dengan melibatkan berbagai fungsi kepolisian, seperti sabhara, brimob, reskrim, intelijen dan satuan lalu lintas. [Antara]
Baca Juga: Ada Seragam FPI dan Foto Habib Rizieq di Rumah Terduga Teroris
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat