Suara.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara akhirnya menangkap dua pelaku pembunuhan sadis lima anggota keluarga Rianto di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, yang terjadi Minggu (9/4/2017) akhir pekan lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, Rabu (12/4), disebutkan pelaku yang ditangkap tersebut berinisila AS (27) warga Jalan Sempurna, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.
Sedangkan tersangka lain yang diamankan berinisial Irw (33) warga Jalan Galang, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang.
Keduanya ditangkap Dusun 11, Desa Sei Alim Ulu, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan yang berjarak sekitar 180 kilometer dari Kota Medan.
Kedua warga yang diduga ikut melakukan perampokan yang disertai pembuhuan tersebut ditangkap di rumah seorang warga Desa Sei Alim Ulu, Kecamatan Air Batu bernama Surahman.
"Informasinya, dua orang yang diduga mengetahui dan ada kaitan dengan kasus pembunuhan itu sudah ditangkap. Namun, kami masih menunggu laporan dari tim di lapangan," kata Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Rina Sari Ginting.
Sebelumnya, warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dikagetkan karena adanya lima warga yang ditemukan tewas pada Minggu (9/4) pagi.
Kelima korban yang tewas diketahui Rianto (40) dan isterinya Riyani (35), dua anaknya Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11) dan mertuanya bernama Marni (60).
Baca Juga: Rayakan Hari Lebaran, Warga Baduy Mulai Mudik
Selain itu, puteri bungsu korban bernama Kinara (5) ditemukan kritis dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor