Suara.com - Siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, berinisial KWN (14) ditemukan meninggal di kamar graha siswa (barak) sekolah tersebut, Jumat (31/3/2017) pagi. Diduga, siswa itu adalah korban pembunuhan.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng Inspektur Jenderal Condro Kirono mengatakan, korban adalah siswa kelas X. Ia ditemukan sudah meninggal di tempat tidur oleh pamong sekitar pukul 04.00 WIB.
“Ditemukan luka sepanjang 10 sentimeter di tubuhnya. Kami bersama Polres Magelang membentuk tim satuan tugas melakukan penyelidikan kasus tersebut. Kami kirim Puslabfor dari Semarang dan kami tutup tempat kejadian perkara dan dilakukan olah TKP," kata Condro Kirono kepada Antara.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sebilah pisau di kamar mandi yang diduga untuk mengakhiri hidup KWN.
Selain itu, juga ditemukan baju dan celana yang bernoda percikan darah. Diduga, celana itu milik pelaku pembunuhan, karena berada di tempat sampah, pertanda hendak dihilangkan.
Condro menuturkan, polisi kekinian sudah memeriksa 12 orang saksi, yakni delapan siswa dan delapan pamong SMA TN.
"Sementara kami belum menetapkan pelakunya. Kalau nanti sudah ditemukan identitas pelaku, baru tahu motif pembunuhan tersebut," tuturnya.
Sementara jasad korban tengah menjalani autopsi di RSUD Kota Magelang.
Baca Juga: Pejabat PT PAL Diduga Terima Imbalan Terkait Pembelian Kapal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu