Suara.com - Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, membuka kios pencucian pakaian (laundry) gratis untuk para tunawisma atau gelandangan di kota Roma, Italia.
Dalam Kios bernama “Lavanderia di Papa Francesco” (Laundry Paus Fransiskus) itu tersedia sejumlah mesin cuci, deterjen, pengering pakaian, serta setrika, yang boleh dipakai sesuka hati oleh kaum melarat.
Kios laundry itu berada di kawasan Trastevere, Roma, persisnya di sebuah rumah sakit yang dikenal sebagai "Pusat Kedamaian Warga" dan dikelola Komunitas Sant'Egidio.
Komunitas itu sudah sepuluh tahun terakhir melayani gelandangan. Sejak dulu, mereka berkeinginan memunyai laundry agar tunawisma bisa gratis mencuci pakaian serta selimut.
Kegiatan komunitas itu lantas diketahui Sri Paus, yang lantas memenuhi keinginan mereka membangun kios pencucian pakaian gratis.
“Seluruh peralatan di kios itu disumbang oleh dua perusahaan, yakni Whirlpool dan Procter and Gamble. Keduanya pernah terlibat program pembagian pisau dan sabun cukur gratis untuk tunawisma di Lapangan Santo Petrus,” tutur Juru Bicara Vatikan Konrad Krajewski, seperti dilansir The Independent, Senin (10/4/2017).
Konrad mengatakan, kios itu merupakan salah satu upaya mengembalikan martabat gelandangan agar bisa memenuhi standar kebersihan meski tak memunyai uang untuk mendapat pelayanan seperti itu.
“Setelah kios pencucian pakaian, Sri Paus juga meminta ke depan disediakan kamar mandi, pusat kesehatan, tukang cukur, dan pakaian gratis untuk tunawisma,” tandasnya.
Baca Juga: Ternyata Faktor Ini yang Dicari Warga dari Gubernur Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen