Suara.com - Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yusuf Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis, yang dihadiri ratusan umat Katolik berlangsung khidmat meskipun sebelumnya sempat terjadi letusan.
"Misa kali ini berlangsung lancar seperti biasa, tidak terganggu," kata salah satu umat Gereja Santo Yusuf Ambarawa, Margaretha Apri (57), ditemui di lokasi.
Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yusuf Ambarawa, atau yang juga dikenal dengan Gereja Jago, berlangsung dua kali, yaitu pada pukul 17.00 WIB dan 20.00 WIB.
Misa Kamis Putih pertama dimulai pada pukul 17.00 WIB dipimpin oleh Romo Suryadi dan berakhir pukul 18.30 WIB.
Sementara misa kedua yang dipimpin oleh Romo A. Suryo W. dimulai pada pukul 20.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.40 WIB.
Selama dua kali perayaan misa Kamis Putih tersebut, sebuah mobil barracuda serta beberapa personel dari pihak kepolisian sempat disiagakan di pintu masuk bagian tengah gereja.
Sebelumnya, sejumlah rentetan letusan terjadi di sekitar pintu gerbang Gereja Jago di saat sejumlah pengurus gereja sedang menyiapkan kursi untuk perayaan misa.
Pihak kepolisian telah mengamankan seorang pria yang diduga menyalakan petasan di depan pintu Gereja Jago.
"Kami amankan seorang pria berinisial MF (37) warga Bergas, Kabupaten Semarang," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova.
Menurut dia, belum diketahui pasti motif pelaku melakukan tindakan tersebut. Pelaku langsung diamankan di Polsek Ambarawa.
Dari pelaku diamankan sejumlah barang bukti seperti lima botol minuman, yang dua diantaranya telah pecah, 16 buah petasan, dan korek api.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. (Antara)
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Di Sidang Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Dana Haji Bukan Keuangan Negara
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Lawan 'Pasal Karet' KUHP Baru, Delpedro Marhaen Gugat Aturan Berita Bohong dan Penghasutan ke MK
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME