Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi janji untuk mengabadikan karangan bunga dan memasukkannya ke akun media sosialnya.
Ahok mengunggah foto karangan bunga yang membanjiri Balai Kota Jakarta. Karangan bunga tersebut merupakan tanda cinta kepada Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang kalah di bursa pilkada.
"Terima kasih untuk semua ucapan penyemangat. Marilah kita sama-sama terus menatap masa depan untuk Jakarta dan Indonesia yang lebih baik," tulis Ahok di Twitter.
Di antara karangan bunga yang diposting Ahok di media sosial, bertuliskan: Terima kasih Pak Ahok - Djarot atas peluh keringat yang tercurah buat Jakarta.
Karangan bunga yang lain tertulis pesan: Dari kami yang patah hati ditinggal saat lagi sayang.
"Pak Basuki dan Pak Djarot tak terlihat kesedihan namun tetap tersenyum dan bersyukur. Terima kasih," demikian pesan di karangan bunga yang lainnya lagi.
Puluhan karangan bunga yang membanjiri Balai Kota Jakarta dikirim oleh para pendukung Ahok dan Djarot.
Mereka berharap Ahok dan Djarot, meskipun tak lagi memimpin Jakarta, tetap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Menurut mereka Jakarta butuh pemimpin tegas seperti Ahok dan Djarot. Tapi, namanya politik, semua bisa terjadi di luar kehendak.
Sebagai bentuk perhatian kepada pendukung yang tengah berduka, Ahok mengganti foto profile Twitter. Kini terpasang foto Ahok dan Djarot mengenakan kemeja kotak-kotak khas kampanye.
"Terima kasih kepada pendukung kami, percayalah Tuhan tahu yang terbaik," demikian tulisan dalam foto tersebut.
Ahok dan Djarot akan secara resmi mengakhiri masa bhakti pada Oktober 2017. Setelah itu, Jakarta dipimpin Anies Baswedan - Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza