Suara.com - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakil gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat ribuan karangan bunga yang dikirimkan oleh pendukung. Ahok pun bingung dapat karangan bunga sebanyak itu.
Karangan bunga dijejer di halaman Balai Kota DKI dan sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan.
"Saya juga bingung mau diapakan. Kita foto saja. Saya nggak mungkin baca semua. Kita minta foto taruh di FB (Facebook). Supaya lihatnya gampang," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Ribuan karangan bunga tersebut dikirimkan pendukung Ahok-Djarot sebagi bentuk ucapan terima kasih dan tetap semangat meski kalah di pilkada Jakarta 2017 dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Selain banyak karangan bunga, Balai Kota DKI hari ini juga dipadati warga Jakarta. Mereka ingin menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung, sekaligus ingin bersalaman. Ahok memastikan kedatangan warga tersebut tak mengganggu kerjanya.
"Makanya tadi pagi permisi. Karena mau ke Musrenbang. Saya balik lagi kerja jam 11. Kerja tinggal lima lembar sekarang," ujar Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi masyarakat meski dirinya dan Djarot tidak menjadi gubernur dan wakil gubernur pada Oktober 2017.
Sore ini, Ahok menyediakan waktunya untuk bertemu warga di ruang tamu gubernur DKI. Banyak pesan yang disampaikan warga ke Ahok saat bersalaman.
"Kita tentu terima kasih warga mau datang. Ada yang minta foto nggak enak saja kalau nolak. Tadi ada yang menyampaikan sabar, tabah, kuat, tuhan berkati," kata Ahok.
Baca Juga: Nasib Ahok sama dengan Adiknya, Diserang Pakai Isu Agama
"Nanti kalau gue nangis lu bilang gue sandiwara lagi. Ini senang, biasa saja (banyak warga)," lanjut Ahok.
Lebih jauh, hari ini ia juga masih sempat menerima pengaduan warga. Ahok mengatakan pengaduan akan dipelajari lebih dahulu dan selanjutnya ditindaklanjuti dan menghubungi warga.
"Pengaduannya tetap kita terima saja, taruh samping. Yang penting ada teleponnya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora