Suara.com - Seorang perempuan berusia 64 tahun tewas setelah ditabrak sebuah mobil yang dikendarai suaminya sendiri pada Selasa (25/4/2017) lalu. Insiden itu diduga karena kelalaian belaka dan tanpa unsur kesengajaan.
Seperti yang diwartakan The Straits Times, kecelakaan itu terjadi di sebuah parkiran di Ang Mo Kio Avenue 1, Singapura, sekitar pukul 7.50 malam.
"Seorang perempuan berusia 64 tahun dilarikan ke rumah sakit Tan Tock Seng dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia kemudian meninggal karena cedera yang dideritanya," bunyi pernyataan resmi polisi Singapura.
Goh Xinyi, seorang pelajar yang menjadi saksi mata peristiwa itu, ia dan ibunya sedang berada di dalam sebuah toko kacamata ketika kecelakaan itu terjadi.
"Kami bergegas keluar dan melihat seorang perempuan terbaring di tanah, dengan genangan darah di sekitar kepalanya. Seorang lelaki berusia sekitar 50 atau 60an tahun berlutut di sampingnya. Ia terlihat sangat sedih dan terus menerus berucap 'Ia istri saya, mengapa saya menabraknya?'" cerita Goh.
Seorang saksi mata, yang enggan memberikan namanya, mengatakan bahwa selain menabrak istrinya sendiri, kakek pengendara mobil itu juga menabrak dua buah sepeda motor.
Kepolisian Singapura mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut.
Berita Terkait
-
DPR Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Singgung Perlintasan Liar hingga Sistem Sinyal
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
-
Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat