Lelaki duduk depan Balai Kota [suara.com/Bowo Raharjo]
Seorang lelaki yang mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak mirip yang dipakai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menjadi dicurigai oleh peserta aksi yang digalang Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI yang tengah long march menuju gedung Mahkamah Agung, Jumat (5/5/2017).
Ketika massa melintas, lelaki tersebut duduk-duduk di trotoar, seberang Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Salah satu peserta aksi terlihat menghampiri lelaki tersebut.
"Saya satu jam udah ngawasi kamu, setengah jam saya kasih waktu buat kamu pergi," ujar peserta aksi.
Mendengar gertakan tersebut, lelaki yang mengenakan kemeja motif kotak-kotak tak terprovokasi dan menjawab dengan tenang.
"Kalian mau orasi, silakan. Saya kan tidak mengganggu," katanya.
Rupanya peserta aksi tadi belum puas. Dia meminta lelaki tersebut menunjukkan KTP.
"Kalau nggak waras, biar saya panggil Dinas Sosial, KTP kamu mana lihat?" kata dia.
Lelaki yang mengenakan kemeja motif kotak-kotak tetap tenang. Hingga pukul 15.00 WIB, dia masih duduk di trotoar sambil memandang aksi long march sambil menikmati minuman kopi yang ditaruh di sampingnya.
Massa anti Ahok aksi untuk menuntut Mahkamah Agung mengawasi majelis hakim yang akan memutus kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok pada Selasa (9/5/2017).
Ketika massa melintas, lelaki tersebut duduk-duduk di trotoar, seberang Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Salah satu peserta aksi terlihat menghampiri lelaki tersebut.
"Saya satu jam udah ngawasi kamu, setengah jam saya kasih waktu buat kamu pergi," ujar peserta aksi.
Mendengar gertakan tersebut, lelaki yang mengenakan kemeja motif kotak-kotak tak terprovokasi dan menjawab dengan tenang.
"Kalian mau orasi, silakan. Saya kan tidak mengganggu," katanya.
Rupanya peserta aksi tadi belum puas. Dia meminta lelaki tersebut menunjukkan KTP.
"Kalau nggak waras, biar saya panggil Dinas Sosial, KTP kamu mana lihat?" kata dia.
Lelaki yang mengenakan kemeja motif kotak-kotak tetap tenang. Hingga pukul 15.00 WIB, dia masih duduk di trotoar sambil memandang aksi long march sambil menikmati minuman kopi yang ditaruh di sampingnya.
Massa anti Ahok aksi untuk menuntut Mahkamah Agung mengawasi majelis hakim yang akan memutus kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Ahok pada Selasa (9/5/2017).
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu