Istri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Happy Farida sore tadi menyempatkan ke Kantor Gubernur DKI Jakarta sebelum serah terima jabatan menggantikan Gubernur DKI Jakarta (Non Aktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ahok resmi ditahan di Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, usai divonis hukuman pidana penjara dua tahun.
Happy pun berencana akan menemui Veronica Tan istri Ahok esok hari. Ia pun mengaku terus menjalin komunikasi dengan Veronica.
"Besok (Ketemu Bu Vero), masih komunikasi, whatsapp aja," ujar Happy, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (9/5/2017) malam.
Dalam perbincangan melalui aplikasi pesan Whatsapp, ia mengaku tidak ada pesan khusus dari istri Ahok, namun dirinya justru diingatkan Veronica untuk tetap bekerja membantu dirinya selama non aktif dari jabatannya.
Diketahui, Veronica Tan merupakan Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta.
"Beliau sih orang pekerja, jadi yang diingetin kesaya yang diomongon ke saya tentang kerjaan, selanjutnya supaya saya bantu beliau," tandasnya.
Untuk diketahui, Ahok ditahan di Rutan Cipinang setelah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok dianggap bersalah dalam kasus penistaan agama.
Baca Juga: Polisi Tetap Izinkan Pendukung Ahok Demo di LP Cipinang
Gubernur DKI Jakarta itu dihukum dua tahun penjara. Hukuman ini berbeda dari tuntutan jaksa, yaitu satu tahun penjara dan dua tahun hukuman percobaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat