Suara.com - Kelompok radikal di Nigeria, Boko Haram merilis sebuah video yang menampilkan seorang perempuan muda berjilbab dan memegang pistol. Perempuan itu mengumumkan setia kepada Boko Haram.
Dalam video itu Boko Haram mengklaim anak perempuan itu adalah siswi yang diculik April 2014. Dalam video berduransi 3 menit itu, perempuan itu mengaku bernama Maida Yakubu.
Yakubu Diapit oleh tiga perempuan berpakaian hitam. Boko Haram ini kelompok radikal yang telah membunuh lebih dari 20.000 orang sejak mengangkat senjata melawan pemerintah Nigeria pada tahun 2009.
Yakubu menolak pulang. Dia beralasan kampungnya tidak lagi bisa dipercaya.
"Alasannya adalah mereka tinggal di kota yang tidak percaya. Kami ingin mereka menerima Islam," kata Yakubu.
82 siswi yang diculik 3 tahun lalu dan dibebaskan setelah negosiasi antara kelompok teroris dan pemerintah. Juru bicara kepresidenan Garba Shehu kemudian mengungkapkan bahwa satu gadis telah menolak untuk pergi.
Dia menolak untuk menjadi bagian dari kesepakatan pelepasan karena dia telah menikahi seorang pejuang Boko Haram, kata Shehu. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu