Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)
Suara.com - Toilet umum terkadang menjadi ladang penghasilan yang diandalkan bagi sebagian orang. Namun apa jadinya bila seorang pengguna umum menolak membayar layana toilet umum?
Seperti yang terjadi di Thailand baru-baru ini. Seorang turis tertangkap kamera menghajar bocah laki-laki berusia 10 tahun yang bekerja sebagai penjaga toilet umum.
Peristiwa ini bermula ketika penjaga toilet bernama Abdul Seesa yang menagih 10 baht kepada seorang turis pria yang baru menggunakan jasa toilet.
Namun, turis tersebut menolak, dan memprotes tindakan dari bocah tersebut.
Usai beradu argumen cukup panjang. Turis itu langsung meninju kepala bocah malang tersebut dengan tangan kosong.
Saat bocah itu bangkit, Turis itu kembali menampar Abdul hingga terlempar ke lantai. Peristiwa ini juga sempat terekam kamera CCTV.
Ayah Abdul, Tohee Seesa sekarang menawarkan hadiah 5.000 baht kepada siapapun yang berhasil menangkap turis tersebut.
Dari penuturan Abdul, tersangka berusia 30 hongga 40 tahun, dan berbicara bahasa Inggris. Namun, Abdul mengaku tidak tahu kebangsaannya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang