Suara.com - Minat mahasiswa di Indonesia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi senantiasa begitu besar. Buktinya, berbagai pameran pendidikan kerap dijubeli pengunjung.
Kali ini, PT MSW Global yang didukung Kemenristek Dikti menggelar pameran pendidikan khususnya untuk program pascasarjana, dalam acarar "World Post Graduate Expo Indonesia 2017" yang berlangsung di Merak Room, Jakarta Convention Center (JCC), pada 20-21 Mei ini.
Pameran pendidikan ini menghadirkan 50 perwakilan universitas dari 11 negara yang memiliki program pascasarjana. Selain dari Indonesia sendiri, ada perwakilan universitas dari Malaysia, Singapura, Queensland (Australia), Thailand, Belanda, Jerman, Swiss, Amerika Serikat, hingga Inggris.
"Kami ingin memberikan info selengkap-lengkapnya kepada calon maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2/S3. Kami merasa bahwa anak Indonesia sudah saatnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Anastasya Sri selaku penyelenggara pada pembukaan "World Post Graduate Expo Indonesia 2017" di JCC Senayan, Sabtu (20/5/2017).
Anastasya menambahkan bahwa ajang ini tidak hanya menyelenggarakan pameran pendidikan, tapi juga seminar dan workshop gratis mengenai persiapan melamar pascasarjana, termasuk informasi beasiswa hingga gambaran karir setelah merampungkan pendidikan.
"Informasi mengenai biaya hidup, visa pelajar, hingga kuliah sambil kerja dalam dan luar negeri, juga kami sediakan dalam pameran ini. Kita juga berikan e-sertifikat pada pengunjung yang hadir," tambah dia.
Jadi, tunggu apa lagi, yuk datang ke pameran "World Post Graduate Expo Indonesia" di JCC!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat