Suara.com - Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menyindir kedekatan rivalnya, Saudi Arabia dengan Amerika Serikat. Khamenei menyebut Saudi hanya 'sapi perah' bagi Donald Trump.
"Orang ini (Saudi) seolah percaya dengan Al Quran, tapi pada praktiknya perilaku mereka justru menyimpang dari ajaran," kata Khamenei dalam rapat penetuan awal Ramadan, Sabtu (28/5/2017) waktu setempat.
"Mereka dekat dengan kaum kafir, dan menawarkan uang kepada mereka. Seharusnya uang tersebut digunakan untuk mengembangkan kehidupan rakyatnya," ujarnya lagi.
Dilanjutkan Khamenei, kunjungan Donald Trump ke Saudi belum lama ini dinilai hanya demi mencari keuntungan semata, bukan karena kedekatan antar kedua negara.
"Pada kenyataannya mereka tidak dekat, malah Amerika (Donald Trump) pernah mengatakan jika kunjungannya ke sana hanya untuk meminta uang. Mereka tak ubahnya seperti sapi perah, kemudian dibunuh," pungkasnya.
Seperti diketahui, dalam kunjungan Trump ke Riyadh pada 1 Mei lalu, Saudi sepakat membeli persenjataan militer AS seharga 110 miliar dolar AS dan menandatangani kerjasama senilai miliaran dolar. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan