Suara.com - Nicky Hayden akan dimakamkan Senin (29/5/2016) waktu Kentucky, Amerika Serikat. Mantan juara dunia MotoGP itu akan dimakamkan di St Stephen Cathedral, Owensboro, Kentucky.
Seperti dilansir motosport.com, prosesi pemakaman akan digelar pada pukul 12 siang waktu setempat. Prosesi pemakaman pebalap berjuluk Kentucky Kid itu akan disiarkan langsung melalui akun Facebook Hayden.
Pihak keluarga Hayden kabarnya juga berencana menggelar acara penggalangan dana. Uang yang terkumpul dalam acara tersebut rencananya akan disumbangkan kepada anak-anak kurang mampu di kota tersebut.
Hayden meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat bersepeda di Rimini, Italia, pada 17 Mei lalu. Mengalami luka parah di bagian kepala dan dada, Hayden sempat dirawat selama lima hari hingga menghembuskan nafas terakhirnya pada 22 Mei di rumah sakit Cesena.
Mengawali karirnya di kelas para raja bersama Repsol Honda pada 2003, Hayden berhasil mematahkan dominasi Valentino Rossi di tahun 2006 dengan keluar sebagai juara dunia MotoGP.
Sempat bergabung dengan Ducati di tahun 2009 hingga 2013, Hayden kembali menunggangi Honda RCV1000R di tahun 2014. Namun kali ini bersama tim Aspar.
Pada Oktober 2015, Hayden memutuskan untuk membalap di ajang Superbike. Saat menghembuskan nafas terakhirnya, Hayden tercatat sebagai pembalap tim Red Bull Honda World Superbike Team di ajang World Superbike (WSBK).
Hayden berada di Italia setelah menjalani seri balapan WSBK di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, 13-14 Mei lalu. Mengantongi 40 poin, Hayden menduduki posisi ke-13 klasemen sementara pebalap WSBK 2017.
Berita Terkait
-
Sebut Ducati Belum Bisa Juara, Dovizioso Beberkan Masalahnya
-
Lorenzo Klaim Layout Baru Catalunya 'Mimpi Buruk' Buat 2 Tim Ini
-
Jatuh Saat Latihan Motocross, Rossi Diragukan Ikut MotoGP Italia
-
Nicky Hayden Tutup Usia, Valentino Rossi Sulit Berkata-kata
-
Marc Marquez Ungkap Kenangan dengan Mendiang Nicky Hayden
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer