Ilustrasi KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Darim, kakak dari tersangka kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan Rohadi, Selasa (30/5/2017). Darim meruakan Camat Cikedung. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk Rohadi.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka R terkait kasus gratifikasi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah.
Selain Darim, KPK juga memeriksa seorang ibu rumah tangga bernama Mulyani. Dia juga diperiksa sebagai saksi untuk Rohadi.
Rohadi merupakan bekas panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan gratifikasi, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap peringanan vonis terhadap terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap remaja dibawah umur yang melibatkan Saipul Jamil.
Dalam kasus tersebut, Rohadi divonis penjara selama tujuh tahun.
Seiring proses penyidikan kasus tersebut, KPK menemukan indikasi gratifikasi yang diterima Rohadi selama menjadi PNS. Indikasinya, dia punya mobil 19 buah, rumah, dan hotel.
KPK menemukan harta Rohadi yang mencurigakan tersebut ketika melakukan penggeledahan di Jawa Barat dan di Jakarta Utara.
Hasilnya ditemukan sejumlah mobil dan rumah, yang kemudian disita oleh KPK.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka R terkait kasus gratifikasi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah.
Selain Darim, KPK juga memeriksa seorang ibu rumah tangga bernama Mulyani. Dia juga diperiksa sebagai saksi untuk Rohadi.
Rohadi merupakan bekas panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan gratifikasi, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap peringanan vonis terhadap terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap remaja dibawah umur yang melibatkan Saipul Jamil.
Dalam kasus tersebut, Rohadi divonis penjara selama tujuh tahun.
Seiring proses penyidikan kasus tersebut, KPK menemukan indikasi gratifikasi yang diterima Rohadi selama menjadi PNS. Indikasinya, dia punya mobil 19 buah, rumah, dan hotel.
KPK menemukan harta Rohadi yang mencurigakan tersebut ketika melakukan penggeledahan di Jawa Barat dan di Jakarta Utara.
Hasilnya ditemukan sejumlah mobil dan rumah, yang kemudian disita oleh KPK.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba