Suara.com - Penceramah kondang asal Bandung, Abdullah Gymnastiar atau yang dikenal Aa Gym mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menahan diri untuk tidak melakukan hal yang menimbulkan perpecahan.
"Semua elemen, mulai keluarga, harus memberikan ketenangan kepada anggota keluarganya. Kita harus sama-sama menahan diri. Ini mutlak ya, yang harus kita lakukan sekarang. Semua pihak menahan diri dan sadar kita harus bertanggung jawab untuk keselamatan bangsa," kata Aa Gym usai mengisi ceramah di Acara Bukber dengan Prajurit TNI AD, di Mabesad, Jakarta, Selasa (6/6/2017) dikutip dari Antara.
Pada bulan Ramadan ini, ia pun mengajak masyarakat merenungkan nasib bangsa Indonesia.
"Harusnya berkah. Semua pihak banyak merenung, mau diapakan negeri ini. Jerih payah dari para pendahulu kita. Tahanlah," ujarnya.
Aa Gym pun menyoroti maraknya kasus persekusi yang terjadi. Menurutnya, bangsa ini tidak boleh mewariskan perpecahan kepada penerus selanjutnya.
"Mau mewariskan apa untuk anak-cucu kita? Nggak ada kebanggaan kita sebagai orang tua kalau hanya mewariskan perpecahan," katanya.
Tokoh agama asal Bandung ini mengungkapkan bangsa Indonesia telah memiliki banyak masalah. Jangan sampai kasus ini dibiarkan dan menambah masalah bagi Indonesia.
Ia pun meminta kepada para penegak hukum agar mengevaluasi kinerjanya.
Baca Juga: Wow, 55 Benda Bersejarah Ditemukan di Perairan Jambi, Apa Saja?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!