Suara.com - Empat remaja meninggal secara tragis. Mereka ditabrak kereta api Turangga jurusan Surabaya-Bandung di perlintasan Jalan Laswi, Gang Majalengka Dalam, RT 2, RW 3, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis (8/6/2017), pagi.
"Empat orang korban terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki," ujar Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Komisaris Reny Marthaliana, dikutip dari Antara.
Reny menambahkan berdasarkan keterangan saksi, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Ketika saksi sedang bertugas di Station Cikudapateuh, diberitahu oleh masinis kereta api Turangga, bahwa di dekat perlintasan kereta Laswi di jalur 2, ada orang tertabrak kereta api Turangga," kata Reny.
Keempat korban meninggal seketika dengan kondisi tubuh satu orang utuh dan tiga lainnya dalam keadaan mengenaskan.
Dari empat orang korban, hanya baru satu orang yang sudah teridentifikasi, yakni BHN (14), sementara tiga lainnya masih dalam penyelidikan.
"Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan visum," kata dia.
Berita Terkait
-
BRAKK! Seorang Pemotor Tewas Tertabrak Kereta gegara Nekat Buka Paksa Palang Pintu Perlintasan di Matraman
-
Bukan Kecelakaan! Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri di Rel Kereta Jatinegara
-
Mengenaskan! Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas Tertabrak Kereta di Jatinegara, Polisi Klaim Murni Kecelakaan
-
Sang Putri Tewas usai Didorong ke Kereta yang Melaju, Ayah di India Meninggal karena Syok
-
Lagi-lagi Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta Di Lintasan Tak Berpalang, Empat Orang Tewas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus