Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengklaim sudah lama memantau pasar-pasar yang ada di Jakarta. Saat menjadi bagian Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APSI), dia memprediksi akan ada pasar di Indonesia yang terbakar.
"Kebetulan saya di APSI bisa memprediksi, setiap hari di Indonesia akan terjadi kebakaran pasar. Sangat unfortunate (disayangkan). Apalagi ini sudah hampir mendekati lebaran," ujar Sandiaga di Hotel Ambhara, Jalan Iskandarsyah Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017).
Sandiaga menyayangkan beberapa kios di Pasar Induk Kramat Jati hangus dilalap si jago merah pagi tadi. Dia ingin pedagang yang lapaknya sudah terbakar menjadi perhatian pemerintah Jakarta, di bawah kepemimpinan Djarot Saiful Hidayat.
"Mereka harus berjualan karena itu hatus ada tempat penampungan sementara. Tempat penampungan itu harus dipikirkan oleh pengelola pasar," kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, pedagang yang lapak dan barang dagangannya hangus terbakar sangat membutuhkan uang, apalagi ingin memasuki Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.
"Karena mereka ini ngejar H-3 (lebaran) sebelum mereka akhirnya pulang. Rata-rata mereka berdagang sembako, bumbu jadi di unit C ini. Ini menjafi PR (pekerjaan rumah) yang sangat penting. Kita percaya Pak Djarot dan PD Pasar Jaya bisa menyelesaikan dan memberi perhatian khusus," jelas Sandiaga.
Sedangkan Anies Rasyid Baswedan tidak mau banyak komentar saat menanggapi kebakaran tadi pagi di Pasar Induk Kramat Jati. Dia hanya mengatakan ingin menyambangi pedagang yang kiosnya sudah terbakar.
"Pak Anies akan hadiri dan sampaikan rasa simpati kita pada pedagang," kata Sandiaga.
Baca Juga: Pemukiman Padat Tembok Bolong Kebakaran, 17 Damkar Diturunkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen