Suara.com - Dua rumah warga rusak diterjang tanah longsor di Kelurahan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (12/6) malam.
Hujan deras yang melanda daerah tersebut selama tiga jam membuat dua rumah warga yang berada di lereng bukit diterjang tanah longsor.
Yanto Tahir (42), pemilik rumah yang rusak, pada Selasa dini hari mengatakan, awalnya dia tidak menyadari tanah longsor akan menerjang rumahnya dan merusak dinding belakang rumah.
"Saat itu terdengar suara gemuruh, saya tidak tahu kalau itu tanah longsor, namun saat lemari dan televisi saya ambruk, baru saya sadar ternyata material tanah telah masuk hingga ke dalam rumah," ujarnya.
Namun, dia bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang terluka. Hanya beberapa barang saja dan dinding belakang rumah yang jebol serta tanah yang masuk hingga ke dalam rumah.
"Untuk sementara, keluarga saya mengungsi ke tempat lain yang lebih aman dan jika tidak hujan lagi, kami akan kembali ke rumah," kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Hendry Tikoalu mengatakan saat ini 15 personel melakukan pembersihan material longsor.
"Untuk penanganan awal kita telah meninjau lokasi dan membersihkan material longsor secara manual karena lokasi longsor yang berada di bukit dan mobil tidak bisa masuk," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun