Suara.com - Satu mobil pikap dan sebuah gerbong rangkaian kereta api Walahar Ekspres terlibat kecelakaan dan terbakar di perlintasan Pasar Gaplok, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017) sore.
Junior Manajer Eksternal Humas PT KAI Daops I Mahendro Trang Bawono mengatakan, dua korban tewas adalah penumpang mobil pikap.
“Sementara penumpang kereta itu tak ada yang menjadi korban. Kereta itu sebenarnya penuh penumpang. Tapi, penumpang, masinis, kondektur, asisten masinis, selamat,” tutur Bawono, Selasa malam.
Ia mengatakan, saat terjadi kecelakaan, terdapat 700 orang penumpang kereta. Setelah peristiwa itu terjadi, penumpang langsung dievakuasi dengan menggunakan kereta lain.
Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sejumlah jadwal perjalanan kereta api ikut terganggu.
"KA Majapahit tujuan Malang dan Saung Galih jurusan Purwokerto yang terganggu," terangnya.
Berita Terkait
-
Kereta dan Mobil Pikap Terbakar di Pasar Senen Sudah Dievakuasi
-
Kereta Terbakar, 2 Penumpang Mobil Pikap Ikut Hangus
-
Kecelakaan KA di Senen, Daops I: Mobil Menabrak, Lalu Terbakar
-
Akibat Kecelakaan Kereta di Pasar Senen, Listrik KRL Dimatikan
-
Tabrak Mobil, Kereta Walahar Ekspres Terbakar di Pasar Senen
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan