Suara.com - Kepala Humas Daerah Operasional I PT. Kereta Api Indonesia Agus Komarudin menjelaskan posisi Kereta Api Walahar Express jurusan Tanjung Priok-Purwakarta dalam kecelakaan di perlintasan Jalan Kembang Pacar, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, sekitar jam 17.03 WIB, adalah ditabrak mobil minibus.
"Mobil yang nabrak. Kan di situ ada pintu perlintasan," kata Agus kepada Suara.com.
Setelah menabrak, kata Agus, mobil terbakar, lalu api merembet ke rangkaian kereta api.
"Jadi judul bukan yang terbakar. Mobil yang terbakar dan merembet ke kereta," katanya.
Agus mengatakan saat peristiwa terjadi, kereta sedang mengarah ke Purwakarta. Dia memastikan tidak ada korban jiwa penumpang kereta.
"Penumpang kereta selamat semua. Nah yang di mobil sekarang masih proses evakuasi," katanya.
PT. KAI Commuter Jabodetabek mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta rel listrik lintas Jatinegara - Kemayoran dampak dari kecelakaan di Kramat.
VP Komunikasi PT. KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa mengatakan akibat kejadian tersebut untuk keamanan perjalanan saat ini listrik aliran atas lintas Jatinegara - Kemayoran dimatikan selama proses evakuasi penarikan lokomotif kereta Walahar Ekspress berlangsung.
"Perjalanan KRL lintas Jatinegara - Kemayoran saat ini belum dapat dioperasikan," kata Eva kepada Suara.com.
KRL relasi Bogor tujuan Jatinegara perjalanan berakhir di Stasiun Kampung Bandan dan akan kembali melayani penumpang menuju Bogor.
Bagi pengguna jasa yang telah membeli tiket tujuan Stasiun Kemayoran sampai Jatinegara dan yang akan melakukan perjalanan KRL dari stasiun yang terdampak diperkenankan untuk melakukan pengembalian tiket.
Seluruh pengguna jasa diimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan tidak memaksakan diri untuk masuk apabila KRL telah padat.
Berita Terkait
-
Banjir di Pekalongan, KAI Batalkan 11 Perjalanan Kereta Api dari Jakarta
-
Arus Balik Nataru, 54 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
-
Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen
-
Jeritan Pedagang Thrifting di Tengah Ancaman Larangan: Modal Membengkak, 'Beli Kucing dalam Karung'
-
Diburu Purbaya, Pedagang Thrifting Pasar Senen Tuding China Perusak Pasar Produk Lokal
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan