Suara.com - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus kalah dari unggulan delapan asal Cina, Chen Long, di babak kedua Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (15/6/2017). Jonatan kalah dengan skor cukup telak yaitu 9-21 dan 7-21.
Pada pertandingan tersebut, Jonatan terlihat tampil beda level. Chen Long tampak nyaman melakukan serangan-serangan ke arah Jonatan. Sementara Jonatan sendiri seperti tidak berdaya menahan serangan-serangan Chen Long.
"Chen Long lebih memahami strategi yang dipakai, sementara saya tidak mendapatkan itu. Saya coba memakai satu, dua, tiga strategi untuk melawan dia, tapi tak ada yang berhasil," kata Jonatan seusai pertandingan.
Diakui Jonatan, pengalaman yang dimiliki oleh Chen Long cukup membantu lawannya tersebut. Berbagai cara sempat terus dilakukan oleh Jonatan, namun tetap saja tidak bisa mengalahkan Chen Long.
"Dia punya banyak pengalaman. Saya mencoba untuk mengubah strategi, tapi dia seolah-olah seperti menunggu. Akhirnya, saya banyak melakukan bola tanggung yang menguntungkan dia," tambahnya.
"Saya tidak sadar yang dilawan ini Chen Long, musuh yang tidak gampang dimatiin. Saya mencoba memukul lebih keras, tapi anginnya sangat berpengaruh. Kalau saya pukul lebih keras, mungkin lebih berantakan," jelasnya.
Mental bertanding Chen Long yang lebih kuat, dirasa juga menguntungkan bagi lawannya itu. Namun, Jonatan mengaku tetap akan berusaha untuk lebih baik ke depannya agar bisa memenangi pertandingan.
"Saya rasa (untuk) mental di dalam pertandingan dia lebih unggul. Saya sudah mati-matian, tapi yang saya terapkan malah tidak jalan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo