Suara.com - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, memasang penerangan jalan umum di jalur alternatif Cijapati yang menghubungkan Kabupaten Bandung dengan Garut untuk kelancaran pengguna jalan pada musim arus mudik Lebaran 2017.
"Untuk jalur alternatif Cijapati yang semula tidak ada, sekarang sudah dipasang PJU (penerangan jalan umum)," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman kepada wartawan di Garut, Senin (19/6/2017).
Jalur alternatif Cijapati seringkali digunakan kendaraan pemudik apabila terjadi kemacetan di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Penerangan jalan di Jalur Cijapati itu, kata dia, penting dipasang untuk kenyamanan dan keamanan pengendara saat malam hari.
"Kita upayakan agar lampu di jalan alternatif maupun jalan raya lainnya nyala, tidak ada yang padam," katanya.
Dishub Garut telah menambah 145 titik penerangan jalan tersebar di jalur kabupaten, provinsi maupun nasional.
Selain itu, lanjut dia, seluruh lampu jalan yang semula padam maupun rusak akan diperbaiki untuk membantu pemudik yang melakukan perjalanan malam hari.
"Saya pastikan penerangan jalur mudik di Garut semuanya nyala," katanya.
Ia berharap, keberadaan penerangan jalan itu dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun kejahatan saat malam hari.
Selain penerangan, kata dia, Dinas Perhubungan telah memasang berbagai rambu-rambu lalu lintas juga pembatas jalan (water barrier) untuk kenyamanan pengguna jalan.
Baca Juga: Dishub DKI Klaim Cek Layak Jalan 971 Bus untuk Mudik
"Kita sudah siapkan 'water barrier' dan rambu-rambu untuk membantu polisi dalam mengatur lalu lintas," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati