Suara.com - Sedikitnya empat unit buah rumah milik warga di Jalan Veteran Gang Kinibalu Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ludes terbakar.
"Hanya sedikit barang di rumah kami yang bisa diselamatkan karena api cepat berkobar," kata seorang warga setempat Mama Butet ketika ditemui di lokasi kejadian di Muara Teweh, Kamis pagi.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Kamis (22/6) dini hari sekitar pukul 00.05 WIB di kawasan padat penduduk. Kebakaran itu menghabiskan empat unit rumah yang semuanya berkonstruksi kayu termasuk sebuah sarang burung walet dan sebagian besar harta benda milik korban kebakaran tidak bisa diselamatkan di antaranya satu unit sepeda motor.
Api diduga berasal dari bagian bawah salah satu rumah warga kemudian cepat merembet ke rumah sekitarnnya karena saat kejadian ada angin yang berembus di kawasan rumah warga yang berada belakang Masjid Raya Siratal Mustaqim itu.
Saat itu api diketahui masih kecil dan tetangga masih bisa menyelamatkan mobil, namun setelah kembali rumah tetangga itu sudah ludes terbakar dan kobaran api merembet ke rumah sekitarnya.
Upaya pemadaman yang dilakukan mobil pemadaman kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengalami kesulitan karena mobil pemadam tidak bisa memasuki gang tersebut.
Sehingga pemadaman yang dibantu masyarakat dan aparat itu dilakukan dengan memasang selang pemadam saling menyambung dengan panjang sekitar 500-an meter.
Saat kejadian kebakaran, Kapolres Barito Utara AKBP Tato Pamungkas Suyono yang rumah dinasnya berada di muara Gang Kinibalu itu langsung memberikan arahan kepada petugas di lapangan. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalama peristiwa kebakaran tanpa ada korban jiwa itu masih belum diketahui berapa nilai kerugiannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng