Suara.com - Kawasan Bandara El Tari Kupang, yang berada di Penfui, Kota Kupang pada Jumat (23/6/2017) sore, sekitar pukul 18.00 WITA kebakaran. Kebakaran akibat terbakarnya rumput kering bagian barat bandara internasional itu.
"Peristiwa seperti ini selalu terjadi setiap tahun saat musim kemarau," kata I B Tirtiana salah satu petugas keamanan di Bandara Internasional El Tari Kupang, Jumat malam.
Sekalipun terjadi kebakaran tidak mengganggu lalu lintas penerbangan dari dan ke Bandara Udara El Tari Kupang.
"Tidak ada penerbangan yang tertunda. Semua jadwal penerbangan tetap berjalan normal seperti biasanya," ujarnya.
Tirtiana mengaku tidak mengetahui secara persis penyebab terjadinya kebakaran itu.
"Sebaiknya konfirmasi dengan GM Angkasa Pura El Kupang. Saat ini yang bersangkutan tidak berada di tempat karena sudah libur. Termasuk bagian Humasnya juga tidak ada," kata Tirtiana.
Lokasi kebakaran di kawasan Bandara Udara El Tari berada tidak jauh dari lokasi penghijauan milik Bank NTT yang penuh dengan semak belukar. Kebakaran di Bandara Udara El tari Kupang itu mulai mendekat keareal landasan pacu Bandara Udara El Tari Kupang. Sehingga sejumlah petugas pemadam kebakaran Angkasa pura terlihat berada dilokasi kebakaran untuk melokalisir kebakaran yang terjadi.
Akibat kebakaran di kawasan Bandara Udara El Tari Kupang itu menyebabkan asap pekat melimuti ruas jalan menuju bandara itu. (Antara)
Baca Juga: Korban Tewas Kebakaran Hutan di Portugal Jadi 57 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?