Suara.com - Ratusan anggota Jamaah Naqsabandiyah memenuhi Mushalla Baitul Makmur di Pauh, Padang, Sumatera Barat, melaksanakan salat Idul Fitri 1438 Hijriah, Sabtu (24/6/2017).
Dari pantauan, jamaah berdatangan sejak pukul 06.30 WIB dan mulai melaksanakan shalat tepat pukul 08.00 WIB dengan dipimpin imam besar mereka, Syafri Malin Mudo.
Dalam tausyiahnya yang menggunakan bahasa Arab Syafri, dia memaparkan pentingnya Idul Fitri untuk kesatuan orang Islam.
Setelah itu, Syafri yang juga pimpinan Naqsabandiyah Sumbar juga mengapresiasi kedatangan jamaah dari luar Padang ke Baitul Makmur. Pasalnya, kedatangan mereka akan semakin memperkuat persatuan dan silaturahim antarumat.
Dia juga menyebutkan, selain di Musalla Baitul Makmur Pauh, pelaksanaan shalat juga serentak dilaksanakan di masjid dan mushalla Baitul Makmur lainnya di Kuranji, Pauh, Koto Tangah, Solok.
Salah satu anggota jamaah, Novia, mengatakan tidak banyak yang berubah dari pelaksanaan salat kali ini, yakni masih didominasi jamaah yang berdomisili di Padang.
"Tidak ada yang berbeda rata-rata jamaah masih kaum dewasa dan tua saja," katanya.
Selain itu, kata dia, sebagian besar jamaah berasal dari Kuranji dan Pauh. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan