Suara.com - Seorang pengacara di Kota Bekasi, Jawa Barat menjadi korban perampokan rumah kosong dengan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.
"Pelaku sepertinya berkomplot lebih dari seorang. Pelakunya sedang kita kejar," kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Sabtu (24/6/2017).
Korban bernama Munir Subqon, berprofesi sebagai pengacara. Dia tinggal di Jalan Pelus Raya, Perumnas II, Kelurahan Kayuringnjaya, Bekasi Selatan.
Korban berserta keluarga telah pergi meninggalkan rumahnya untuk mudik menjelang Lebaran.
"Situasi rumah yang saat itu sedang kosong langsung dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menggasak harta korban," katanya.
Menurut Bayu, korban kehilangan uang tunai ratusan juta rupiah berikut 36 buah jam tangan bermerk hasil koleksi korban.
"Pelaku membobol kunci masuk rumah sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku dengan leluasa membawa kabur harta korban karena rumah kosong," katanya.
Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumahnya untuk memberlakukan pengamanan ekstra terhadap rumahnya.
"Momentum mudik seperti ini biasanya dimanfaatkan pelaku kejahatan rumah kosong untuk beraksi," katanya.
Baca Juga: Ini Peran Calon Kades Lampung dalam Perampokan Davidson
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat