PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi 728.000 kendaraan telah melewati Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, hingga Minggu (2/6/2017) atau "H+6" Lebaran.
Dikutip dari akun media sosial resmi Jasa Marga di Jakarta, Minggu malam (2/7/2017), jalan tol Jakarta-Cikampek terpantau padat terutama di jalur menuju ke Jakarta.
"Karawang Timur KM 58 - KM 52 arah Jakarta padat, kepadatan di lajur masuk Tempat Istirahat KM 52," tulis akun Twitter @PTJASAMARGA.
Informasi lalu lintas arus balik Lebaran 2017 oleh Jasa Marga juga menyebutkan bahwa di Karawang Barat kilometer 44-42 arah Jakarta terpantau padat.
Kepadatan di lokasi tersebut terutama disebabkan oleh lajur masuk tempat istirahat atau "rest area" kilometer 42.
Sementara itu, di Dawuan kilometer 62+600 hingga Cibatu kilometer 35 telah selesai diberlakukan 'contraflow' pada pukul 23.41 WIB.
Sebelumnya, Dawuan kilometer 64-62+600 arah Jakarta diberlakukan lajur masuk 'contraflow'. "HATI-HATI di Cibatu KM 35 - Dawuan KM 62+600, ada Lajur Contraflow di lajur kanan dari arah Cikampek," tulis @PTJASAMARGA.
Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso menyatakan dengan adanya 'contraflow' diharapkan pengguna jalan yang tidak menggunakan tempat istirahat dapat menggunakan lajur tersebut, sehingga dapat mengurai kepadatan yang terjadi.
Terkait pelayanan arus lalu lintas pada H+6 Lebaran ini, Dwimawan menambahkan Jasa Marga telah menyiagakan 31 gardu operasi di Gerbang Tol Cikarang Utama. (Antara)
Baca Juga: Jasa Marga: Sudah 506 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Lewat Bekasi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM