Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sudah saatnya Cina menempuh langkah keras melawan Korea Utara setelah Pyongyang kembali melakukan provokasi dengan meluncurkan rudal balistiknya. Trump mendesak Beijing segera mengakhiri tindakan Kim Jong Un yang dianggap sudah sangat keterlaluan.
"Apakah orang ini (Jong Un) memiliki sesuatu yang lebih baik yang akan dilakukan dalam hidupnya," kata Trump Senin (3/7/2017) waktu setempat seperti dilansir AFP.
"Sulit rasanya bagi Korea Selatan dan Jepang untuk menangani masalah ini lebih jauh," tulis Trump melalui medsos Twitter.
Karenanya, Trump berharap Cina segera mengambil tindakan tegas terhadap Korut.
"Saya berharap Cina akan melakukan tindakan keras untuk mengakhiri omong kosong ini untuk semua," lanjutnya.
Seperti diketahui, Jong Un baru-baru ini kembali meluncurkan rudal balistiknya dari Provinsi Phyongan. Peluncuran ini dilakukan saat Presiden Korsel Moon Jae In bertamu ke Gedung Putih, Amerika Serikat.
Trump kemudian meminta Cina untuk mendesak Kim Jong Un menghentikan program nuklirnya yang dianggap membahayakan perdamaian dunia. Sebelumnya, Trump pernah menghubungi Presiden Cina Xi Jinping dan mengatakan AS siap mengirimkan pasukan dan peralatan perang untuk melawan Korut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan